02
Mei
07

Tutorial Setting Mikrotik RouterOS PPPoE Client Sebagai Gateway Telkom Speedy

Sebetulnya saya sendiri masih kurang begitu menguasai mikrotik, disini saya mencoba untuk berbagi pengalaman aja. Semoga bermanfaat.

 

Kita mulai setup dari modem adsl nya sebagai brigding protocol mode. Settingnya dapat anda temukan dari manual masing-masing modem. Contoh setting bridging protocol pada modem TECOM AR1031 pada menu Advance setup > WAN. Ikuti petunjuk gambar dibawah ini kemudian lakukan save/reboot.

bridging protocol on tecom ar1031

Selesai setting modem sebagai bridging yang tidak menyimpan password dan user ID anda di modem, bagi anda yang ingin mencoba mengganti IP address default modem bisa di konfigurasi terlebih dahulu melalui PC client. Caranya : kita ubah terlebih dahulu IP modem pada Advance Setup > LAN IP Address contoh 10.10.10.1 lakukan save/reboot. Kemudian lakukan pengubahan selanjutnya di IP client PC ke 10.10.10.2 selesai. Silahkan anda coba ketik di web browser anda IP modem (10.10.10.1). Berhasil?
Kita lanjut ke CPU Mikrotik RouterOS nya.

Tentukan IP Address masing-masing LAN card anda, misal LAN connector dari modem 10.10.10.2 (public), dan 192.168.1.1 ke jaringan lokal anda (lokal). Lakukan perintah ini terlebih dahulu jika anda ingin menspesifikasikan nama ethernet card anda.

interface ethernet set ether1 name=public
interface ethernet set ether2 name=lokal

Pastikan kembali dalam menentukan nama dan alur kabel tersebut, kemudian kita lanjut ke setting IP Address.

/ip address add address=10.10.10.2/24 interface=public
/ip address add address=192.168.1.1/24 interface=lokal
/ip address> print

Pastikan LAN card anda tidak dalam posisi disabled.

Selanjutnya anda bisa memasukkan entry PPPoE Client.

/interface pppoe-client add name=pppoe-user-mike user=mike password=123 interface=public service-name=internet disabled=no

Sebetulnya perintah diatas dapat anda lakukan di winbox, jika ingin lebih mudah sambil cek koneksi jaringan anda ke mikrotik.

Menentukan Gateway dan Routingnya dilanjutkan ke masquerading

/ip route add gateway=125.168.125.1 (IP Gateway Telkom Speedy anda)
/ip route print

IP gateway diatas belum tentu sama, lihat terlebih dahulu ip pppoe client anda. Jika anda belum yakin 100% ip client anda dan gateway nya, lakukan login dan dialing melalui modem anda terlebih dahulu bukan pada mode bridging seperti diatas. Pada menu Device Info akan tampil informasi Default Gateway dan IP client pppoe anda. Ok?
Selanjutnya masquerading, untuk penerusan perintah dari routing yang diteruskan ke nat firewall mikrotik untuk proses routing ke semua client yang terkoneksi

/ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade

Selesai.. tahap routing sudah terlaksanakan. Coba lakukan ping ke mikrotik dan gateway nya. Jika anda ingin sharing ke komputer client jangan lupa masukkan ip gateway pada settingan Network Connection (windows) sesuai dengan IP lokal pada mikrotik anda.

Banyak sekali settingan mikrotik yang dapat anda pelajari dari berbagai sumber. Jika terkesan terlalu rumit dengan sistem pengetikan anda bisa melakukannya dengan winbox mode, setiap tutorial yang anda butuhkan pun dapat anda copy dan paste ke winbox nya mikrotik.

Setting DNS dan Web Proxy Transparant

Input DNS dan web-proxy pun terasa lebih mudah di winbox mode, masukkan primary, secondary dan allow remote request nya, atau dengan perintah di terminal winbox.

/ip dns set primary-dns=203.130.206.250
/ip dns set primary-dns=202.134.2.5
/ip dns allow-remote-request=yes

/ip web-proxy set enabled=yes port=8080 hostname=proxy.koe transpa
rent-proxy=yes
/ip firewall nat add in-interface=lokal dst-port=80 protocol=tcp action=redirect to-ports=8080 chain=dstnat dst-address=!192.168.1.1/24

Link-link firewall pada mikrotik
http://www.mikrotik.com/testdocs/ros/2.9/ip/filter.php
http://wiki.mikrotik.com/wiki/Firewall

Semoga membantu.

Jangan lupa untuk menset IP gateway client anda ke 192.168.1.1 agar terkoneksi ke server mikrotik anda dan tidak lupa saya ucapkan terima kasih untuk “kadhol” yang dahulu berkenan memberikan tutor step by step setup mikrotik router newbie buat saya.


69 Tanggapan ke “Tutorial Setting Mikrotik RouterOS PPPoE Client Sebagai Gateway Telkom Speedy”


  1. 1 Yuswar Achmadi
    Juni 18, 2007 pukul 11:33

    /ip route add gateway=125.168.125.1 (IP Gateway Telkom Speedy anda)

    mas jag ip gateway ini ip yang dari telkomspeedy ato ip adsl router?

  2. Juni 18, 2007 pukul 14:28

    begini.. klo seandainya IP PPPoE client 125.168.125.25 (misal) biasanya, IP gateway nya 125.126.125.1. Untuk lebih memastikannya (seperti cara diatas) coba lakukan dial-up connection melalui windows menggunakan modem ADSL menggunakan user dan pass anda, ketika terkoneksi login ke modem ADSL kemudian coba cari Device Info Menu (contoh TECOM).
    Semoga membantu.

  3. 3 sarjiman
    Juli 2, 2007 pukul 13:42

    mas aku usa ikutin seua tutor diatas ping ke gateway sukses
    tapi di klien kok ga bisa connect ke internet

    mohon petunjuknya thxs

  4. Juli 3, 2007 pukul 03:07

    udah isi blom default gateway nya yang di network connections > local area connection > internet protocol (tcp/ip). Isi default gateway kolom dengan ip gateway nya mikrotik. Tutor mikrotik ini tidak menyertakan dhcp client, sebaiknya setting ip tidak automatically.
    semoga membantu.

  5. Juli 12, 2007 pukul 17:54

    Cara Blok IP lewat Mikrotik Gimana Ya..? susah banget nih

  6. Juli 12, 2007 pukul 23:59

    maksudnya gmn mas? block IP client atau blok IP dari luar yang mau masuk mesin mikrotik nya??

  7. 7 Deni Ahmad
    Juli 19, 2007 pukul 09:14

    Makasih buat mas Jags tutorialnya membantu saya yg baru belajar mikrotik, berkat tutorial ini saya dah sukses setting speedy pake mikrotik. Gak pake lama !!! he he he …

    Sekalian mo nanya, gimana caranya untuk membatasi IP client yg bisa konek ke Internet?
    Makasih sebelumnya.

  8. Juli 20, 2007 pukul 03:29

    makasih juga mas atas ucapannya itu dukungan buat saya.. :)

    ada client yang ip nya 192.168.10.10 ga boleh konek ke internet gitu kira-kira maksudnya mas??

    >ip firewall filter
    >add chain=forward src-address=192.168.10.10 dst-port=80 protocol=tcp action=drop

    kira-kira begitu commandnya mas.. semoga membantu. jangan lupa jalan-jalan ke sini juga mas.. buat pencerahan.

    http://id.wordpress.com/tag/router/
    http://id.wordpress.com/tag/mikrotik/
    http://wiki.mikrotik.com/

  9. Agustus 2, 2007 pukul 11:59

    pengalaman aja buat yg PPoE nya blm bisa konek:

    /interface pppoe-client add name=pppoe-user-mike user=mike password=123 interface=public service-name=internet disabled=no

    tambah kan [i]add-default-route=yes[/i]

    regards

  10. Agustus 3, 2007 pukul 00:36

    thanks bro.. buat tambahannya..

  11. Agustus 5, 2007 pukul 05:51

    mau tanya,

    bedanya tipe koneksi bridging dan ppoe apa ya?
    apa hanya beda tempat input username/password aja ?

    salam,
    tri m s

  12. Agustus 5, 2007 pukul 10:21

    mikrotik saya ke restaert dan gak bisa konek lagi…kira2 apa yang terjadi???

    nuwun…

  13. 13 jeffry kelana
    Agustus 8, 2007 pukul 10:17

    mas,kalo udah konek tapi ga bisa buka email dan YM gimana dong?? cuma bisa browsing aja..

  14. 14 watchoutz
    Agustus 25, 2007 pukul 22:41

    kalo untuk gabungkan / connection bonding / connection teaming dengan mikrotik dan beberapa speedy, apakah memungkinkan?

  15. 15 codename47
    Agustus 26, 2007 pukul 12:24

    sama nih bro. saya juga ga bisa buka email ma YM. cuma bukan pake speedy. pakenya centrin (bandung). gimana yah? padahal dulunya bisa nih.. :(

  16. September 4, 2007 pukul 03:17

    buat yg YM nya ga konek coba liat web proxy nya, aktif dan transparan atau ngga. buat mastiinnya bisa coba kunjungi jasakom.com liat di bagian kanan bawah, ada informasi proxy yg anda digunakan dari setting mikrotiknya.
    Masalah penggabungan koneksi speedy saya belum begitu paham ni bro.. Maaf ni.
    Saya sekarang malah sedang berpikir untuk mencoba koneksi IndosatM2 yang Broadband (Ku-Band) berhubung sering leletnya speedy sekarang. Ada yang pernah coba? Gimana masalah biaya nya?

  17. 17 bludab
    Desember 5, 2007 pukul 02:12

    dear jags,

    seting di atas sudah berjalan dengan baik, thx

    tapi masalahnya klo mau di tambahin koneksi internet dari ISP lain (Load Balance) gimana tuh tanpa merubah setting yg sudah di buat??

    moga dapat pencerahan lebih lengkap…
    thx b4…

  18. Desember 5, 2007 pukul 03:09

    @bludab

    semoga bermanfaat

    sebetulnya saya juga masih kurang pengalaman dengan load balancing karena masih setia dengan satu koneksi :) tapi saya coba bantu sebisa saya.
    Settingan load balancing dengan 2 ISP ke 1 gateway lokal ex: 192.168.0.1 bisa merujuk ke http://wiki.mikrotik.com/wiki/Load_Balancing

    tuts diatas dilakukan pembahan yang mungkin kira-kira begini :
    /ip address add address=10.10.10.2/24 interface=public
    /ip address add address=10.10.11.2/24 interface=public2
    /ip address add address=192.168.1.1/24 interface=lokal
    /ip address> print
    begitu juga dengan pppoe clientnya
    sedangkan untuk menentukan gateway nya merujuk kembali load balancing > routing nya wiki :D

    selamat mencoba
    jika berkenan beritahukan saya mengenai hasilnya.
    Terima kasih.

  19. 19 Deni Ahmad
    Desember 5, 2007 pukul 08:37

    Mikrotik di kantor ada masalah dengan koneksi speedy, di ping ke dns sering rto, koneksinya juga lambat, padahal kemarin2 ngga ada masalah, kira2 kenapa yach?

    Mungkin ngga problem dari modem adslnya? di kantor pake billion. Kalau dipasang di windows ngga ada masalah, akses internet lancar.

    Please help me !!!

  20. Desember 6, 2007 pukul 02:34

    udah coba di ping ke modem nya mas? atau ada masalah dengan web-proxy nya? coba refresh dulu dengan cara disable trus enable lagi dari winbox. btw mesin mikrotik pake hdd yg brp gb? trus memory nya brp?

  21. 21 hfteam
    Januari 6, 2008 pukul 13:20

    om jags saya mo block web dr web proxy access dgn winbox,tp saya mo masukin entrynya dengan command via terminal.bisa bantu saya?

  22. 22 Jurig Kasep
    Januari 6, 2008 pukul 22:02

    Mas, emang spek min buat mikrotik apa ajah? Pk Pentium Satoe bs ga? Trus memorinya brp? HDDnya jg brp? Emang ngaruh bgt ya ma kecepatan donlod di kliennya?
    Info WAN di modem ADSL/router sy antara IP publik Telkom Speedy yg kdetek sama default gateway (bukan IP default router yg 192.168.1.1) routernya beda. Yg dimasukin ke “/ip route add gateway=”-nya yg mana?
    Klo yg dimasukin IP Publik dr Telkomnya, berarti router ADSL sy cm buat “lewat” doang ya? Makanya dirubah jd BRIDGE?
    Trus klo buat batesin bandwidth pk PCQ, klo ada klien yg ga online (offline), trus sisa bandwidth yg nganggur itu bs dibagiin ke klien yg online ga?
    Punten bantuannya y….
    Btw, Mikrotik wajib di-firewall ya? Lalu rules yg normal2 apa ajah? Yg penting internet bebas buat apa ajah lah, browsing, chatting, dll. Klo firewall bawaan WinXP Home Original bagus ga?
    Cape bgt niy ngatur2 warnet sy yg bandwidth buat kliennya “terjun bebas”, rebut sana sini. Bnyk keluhan.
    Aduh maap niy, si Newbie yg satu ni bnyk tanya. Mksh bnyk bgt.

  23. Januari 7, 2008 pukul 04:12

    @hfteam
    maksudnya mo ngeblok user biar ga bisa akses ke web tertentu?
    dari web-proxy access bisa menggunakan perintah seperti ini :
    [admin@MikroTik] ip web-proxy access> add url=”http://www.lalatx.com” action=deny

    tidak dapat mengakses file ataupun link dengan kata2 mp3/mpg :
    [admin@MikroTik] ip web-proxy access> add url=”:\\.mp\[3g\]$” action=deny

    menolak koneksi user ke ftp port :
    [admin@MikroTik] ip web-proxy access> add url=”ftp://*” action=deny

    jika anda hanya menginginkan satu komputer yang bisa mengakses semua blocked access bisa menggunakan command ini :
    [admin@MikroTik] ip web-proxy access> add src-address=10.0.0.1/32 action=allow

    sumber : http://www.mikrotik.com/testdocs/ros/2.9/ip/webproxy.php

  24. Januari 7, 2008 pukul 05:14

    @jurig Kasep
    banyak banget pertanyaannya ya.. :D saya coba jawab satu2 ya..
    - spek mikrotik, saya pernah coba pake pentium 1 memory 64mb hasilnya tidak memuaskan, pernah pake pentium 2 memory 128mb hdd 2gb hasilnya cukup memuaskan. sebetulnya kerja mesin mikrotik memerlukan memory dan hdd yg besar untuk caching data yg diakses melalui web proxy, semakin besar caching yg bisa dilakukan semakin lancar koneksi yg dapat dinikmati user.
    - entry buat “ip route add gateway=” adalah gateway server nya speedy. misal ip speedy anda adalah 125.125.125.10 maka biasanya default gateway server nya speedy adalah 125.125.125.1 untuk lebih memastikannya anda bisa melakukan dialing manual layaknya telkomnet instan di OS anda kemudian login ke modem anda untuk melihat status koneksi modem anda.
    - iya.. router ADSL anda sebagai client mikrotik untuk melakukan dialing ke speedy dan router ADSL anda masuk ke dalam jaringan lokal anda bukan jaringan publik.
    - Queue dengan menggunakan metode PCQ yang cara kerjanya membagi bandwidth sama rata semua client yang terkoneksi ke mikrotik jika anda memasukkan 128k utk download dan 64k utk upload maka semua client yang terkoneksi akan mendapatkan bandwidth yang sama baik online maupun offline (jaringan lokal).
    - untuk keamanan jaringan lokal ke publik ada baiknya menggunakan firewall, saya menempatkan mikrotik sebagai gateway ke publik karena masalah keamanan dimana minimnya fasilitas adsl tecom saya. mengenai rules firewall nya saya banyak mengikuti rules dari wiki.mikrotik.com dan manual mikrotik 2.9 rules firewall yang saya gunakan hanya sebatas proteksi mikrotik dari campur tangan luar, klo server mikrotik udah di firewall client firewall (winxp) tidak perlu anda aktifkan lagi.

    saya juga newbie kok :) saya belajar nulis ini biar dapet input dari anda dan mencoba cari solusinya bareng2. Setahu saya system queue PCQ memperberat kinerja mesin mikrotik jika mesin mikrotiknya minimum spek sebaiknya menggunakan simple queues.

    semoga membantu.

  25. 25 Jurig Kasep
    Januari 7, 2008 pukul 12:40

    Salam hormat, Maz
    Sy baru aja bikin warnet ni. Tapi bandwidthnya msh “terjun bebas”. Belum dibagi-bagi.
    Boleh nanya ga ni. Spek minimal buat Mikrotik apa? Pentium Satoe msh bs ga? Trus RAMnya brp? Hardisknya min brp?
    Trus yg dimasukin ke “/ip route add gateway=125.168.125.1 (IP Gateway Telkom Speedy anda)”-nya IP yang mana? IP publik dr Telkom apa IP default gateway yg kdetek di modem (bukan IP default modem yg 192.168.1.1)?
    Satu lg, klo buat manajemen bandwidth pake PCQ, bandwidth yg nganggur karena klien ga online dibagiin ke klien yg online g?
    Trm ksh buat bantuannya.

  26. 26 Jurig Kasep
    Januari 7, 2008 pukul 12:42

    Maaf keposting lagi…
    Tadi mah ga ada….
    Mksh.

  27. 27 Jurig Kasep
    Januari 7, 2008 pukul 14:05

    Senangnya dapet balesan….
    Mksh bnyk bgt y, Maz…

  28. Januari 9, 2008 pukul 01:51

    mas jurig = ayas2en?

  29. 29 Jurig Kasep
    Januari 12, 2008 pukul 13:15

    Alow lagi….
    Btw, ayas2en ku opo? aku ra ngerti ;) He2….

    Mas Jags, sy 2hr kmrn instal Mikrotik bwt warnet sy. Awalnya lumayan pusing, tp skrg tmbh pusing. He2….

    Kmrn tu sy udh coba ngrubah modem Aztech sy jd BRIDGE, dg setting: Sharing>enable, Encapsulation>LLC, Select LAN>LAN group 1. Trus sy coba instal Mikrotiknya.
    Buat ngisi “/ip route add gateway=” sy pk default gateway yg kdetek di modem (125.163.120.XXX), tp ga bs. Sy ping dari Mikrotik ke yahoo.com atw DNS SPEEDY ga bs.
    Trus sy coba pk gateway 125.163.121.1 (krn IP SPEEDY sy 125.163.121.XXX), ga bs tuw. Saking hopelessnya sy pk IP SPEEDY sy, n ttp ga bs jg.
    Lalu sy coba ganti ajah dulu IP bawaan modemnya, dari 192.168.1.1 ke 10.10.10.1 (ni emang ga da korelasinya, tp sy pgn coba ajah). Eh, malah brhnti lama hlmn setting webnya, ga selese2 lagi.
    Kumaha tah? Gmn tuw?

    Lalu sy balikin lagi ajah ke settingan PPPoE lagi. Trus yg jd gateway Mikrotiknya 192.168.1.1 (IP bawaan modem). IP ether1-nya 192.168.1.2/24, IP ether2-nya 192.168.10.1/24.
    Trus sy ikutin langkah2 tutorialnya. Brhasil sih. Semua komputer klien (baru 5 workstation) bisa konek ke internet, tp bandwidthnya belom diatur. Total bandwidth dr klien yg sy dpt brkisar di 355Kbps. Lumayan gede bwt SPEEDY mah.

    Informasi: Bilik di warnet sy ada 10. Krn komputer kliennya baru 5, jd bilik yg sy isi pk komputer sy acak ajah. Gitu jg IP addressnya.
    Bilik 2 = 192.168.10.102
    Bilik 4 = 192.168.10.104
    dst…
    Billing Server = 192.168.10.111
    Trus sy coba bagi bandwidth. Sy ambil referensi dr:
    http://masjitos.wordpress.com/2007/07/15/speedy-dengan-mikrotik-routers/
    Komputer kan ada 6 sm Billing, Jadi sy bagi 6 bandwidthnya.
    Minimal Download: 300 / 6 * 1024 = 51200 bps
    Maximal Download: 360 / 6 * 1024 = 61440 bps
    Minimal Upload: 50 / 6 * 1024 = 8533 bps
    Maximal Upload: 60 / 6 * 1024 = 10240 bps
    Trus pake ini:

    /ip firewall mangle add src-address=192.168.10.0/24 action=mark-connection new-connection-mark=Clients-con chain=prerouting
    /ip firewall mangle add connection-mark=Clients-con action=mark-packet new-packet-mark=Clients chain=prerouting
    /queue tree add name=Clients-Download parent=ether2 packet-mark=Clients limit-at=51200 max-limit=61440
    /queue tree add name=Clients-Upload parent=ether1 packet-mark=Clients limit-at=8533 max-limit=10240

    Tp komputer klien trmsuk komputer Billing malah jd lambat bgt. Bandwidth download yg sy terima di tiap klien cuma 7-10 Kbps. Oia, IP pool di awal, sy pk 192.168.10.2-192.168.10.254. Apa itu ngaruh?

    Trus sy coba pk simple queue, sy kasih ajah masing2 klien brp2nya. Tp pas sy masukin IP klien (mis. 192.168.10.102/24), eh dia ga mau. Maunya 192.168.10.102/32. Itu maksudnya gmn? Maaf, sy ga begitu ngerti bgt masalah jaringan, cuma dasar-dasarnya ajah. Emang beda ya pk “/24″ sama “/32″? Biarpun pk simple queue ttp ajah bandwidthnya ga sesuai sm yg sy tentuin.

    Sy jg coba pk PCQ, kali ini sy pk Winbox biar keliatan visualnya, harapannya biar jd lbh gampang, tp ttp ajah bandwidthnya ga kefilter. Btw, angka yg dmasukin ke “rate=”-nya 61440 (asumsi ada 6 klien trmsuk Billing n dbagi masing2 dpt 60Kbps).

    Aduh, maaf ni, Mas. Panjang bgt. Pasti nyusahin ya….
    Makasih banget…banget…banget… bwt pencerahannya.

  30. Januari 14, 2008 pukul 00:22

    Mungkin perbedaan pada type modem menjadi kendala disini, sebagai bahan perbandingan buat mas saya kasih info tentang kondisi jaringan saya dengan menggunakan modem tecom.

    IP Mikrotik = 192.168.10.1
    IP Tecom = 192.93.94.1 (DHCP Disable dan Enable Automatic Assigned Default Gateway)
    IP Speedy = 125.152.153.4 (dan memang default gateway yg tertera pada device info tecom saat saya lakukan koneksi manual adalah 125.152.153.1) Maka saya input pada mikrotik adalah
    “/ip route add gateway=125.152.153.1″
    jika memang terjadi masalah coba gunakan perintah
    “/ip route add gateway=125.152.153.1 pref-src=125.152.153.4 (dimana pref-src mengacu pada ip speedy anda bukan gateway dari speedy).

    Buat masalah bandwidth management pendapat saya spek komputer mikrotik pengaruh kepada kecepatan akses karna disini kinerja mikrotik semakin berat mohon info tentang spek komputer anda.

    ip 192.168.10.1/32 mengacu pada subnet anda “/32 = 255.255.255.0″ “/24 = 255.255.0.0″
    ini merupakan ilmu base jaringan info lengkapnya bisa coba googling

    selamat mencoba.

  31. 31 Jurig Kasep
    Januari 14, 2008 pukul 09:35

    Yuhu! Mksh bnyk buat penjelasannya.
    O, jd yg buat “/ip route gateway=” tu ngacu ke IP SPEEDY sy ya?

    Ada temen sy yg kasih tau, katanya sih kalo udah instal Mikrotik terus udh bisa konek ke klien, katanya harus didial dr Winbox. Apa bener tuh? Emang di Winbox ada fasilitas buat dialnya ya?
    Sy kemaren dial dr Windows langsung, kayak dial-up biasa pk ID SPEEDY + password sy. Tp ga bs.

    Atas saran Maz Jags yg ganteng, sy ga jd pk spek komputer Intel Pendoeloem Satoe. Komputer itu sy pk buat latihan Linux aja. Kebetulan sy punya Mandrake lama, lumayan buat belajar.

    Spek Mikrotik sy skrg; Intel Pentium III 550, RAM 384 (Slot1=256, Slot2=128), Hardisk 6,2 GB. Cukup ga buat Mikrotik? Smua klien sy pk AMD Sempron 3000+, RAM 512, HD 80GB. Trus sy pk Switch/HUB 16port SMC, tp kabel jaringannya Belden yg Australia.

    Trus subnet sy bs diganti ke 255.255.0.0 (Hehe…, itu ilmu base jaringan ya? Berarti dasarnya ajah sy blm ngerti dunkz? Ngakunya si bs dasarnya ajah. Jd malu….)

    Mksh bnyk lg ya, Maz….

  32. Januari 15, 2008 pukul 00:29

    emang gimana sekarang mikrotiknya? udah konek blum :)

    senang klo bisa bantu.

  33. 33 ond3s
    Januari 18, 2008 pukul 08:56

    mas, mau tnya nih…
    gimn cara menggabungkan 2 subnetmask yg berbeda sih…???
    trus, gimn cara membagi bandwith ke cient2…???
    supaya kl sau client download gak mengganggu koneksi yg lain ya..

    makasi mas

  34. Januari 19, 2008 pukul 06:56

    2 subnetmask berbeda digabungkan di 1 gateway klo pake mesin mikrotik saya kurang ngerti mas, maaf ya.. ntar saya coba cari2 info klo saya bisa bantu.
    koneksi nya banyak di pake buat browsing ato games mas? klo kedua2nya mungkin cara mark packet http dengan bandwidth managament atau setiap melalui web-proxy dibatasin bandwidth nya. Klo boleh tau bandwidth nya brp trus buat brp kompi?

  35. Februari 3, 2008 pukul 18:19

    mas.. ada gak tutorial untuk setting dari winbox ? saya kurang paham kalau dari mikrotiknya langgsung… tolong ya mas…?

  36. Februari 6, 2008 pukul 00:23

    mas yanto.. caranya setting diatas dari setting ip address sampai ke gateway nya setahu saya ga bisa pake winbox kecuali dns dan web-proxy bisa dari winbox.

    selanjutnya untuk firewall bisa dilakukan melalui winbox, namun di tutz ini saya tidak memasukkannya.

  37. 37 oknet
    Maret 25, 2008 pukul 04:14

    kl tuk setting mikrotik adsl indonet gimana ya?? pake system ppoe juga siih…..
    tq …………..

  38. Maret 27, 2008 pukul 23:36

    klo system ppoe juga setting mikrotiknya ga beda ma tutz diatas, tinggal modem adsl nya aja disetting ke mode bridge.

  39. April 30, 2008 pukul 12:44

    salam kenal….
    sekolah kami smpn4 ciamis memiliki 2 koneksi internet dari jardiknas dan yang baru menggunakan speedy….
    sebelum menggunakan speedy saya menggunakan router OS ipcop , sekarang saya mencoba menggunakan router mikrotik tapi ada 2 inputan dan 1 output….
    yang saya mau tanyakan….
    1. bagaimana setingan nya di router untuk ip ADSL speedy dan ip jardiknas, juga untuk ip lokal…dari ip add, submaskey, gatway, dan dns nya
    2. bagaimana setingan ip di client…ip add, submaskey, gatway, dan dns nya
    3. kan biasanya ADSL itu plus router… apakah ADSL bisa langsung dijadikan bridge, hanya penghubung dari kita ke telkom….saya menggunakan ADSL TP-LINK TD-8811
    kalau bisi jawabannya dikirim ke E-Mail…
    terimakasih

  40. April 30, 2008 pukul 23:09

    slam knal bos ni mau tanyai bagaimana sih cara nya nginstal mikrotiknya dah saya coba gak bisa jg ……ksh tahu ya bos

  41. 41 bugbaby
    Juni 2, 2008 pukul 08:15

    mas mo nanya dong, untuk main cs online koq ga bisa yah, padahal kemaren bisa saya mainin setelah campur aduk add di mikrotik. begitu saya connect ke cs online ping jadi membesar, saya cek melalu winbox di queue tree client upload jadi merah warnanya.

    queue tree add name=Clients-Download parent=Local packet-mark=Clients limit-at=41890 max-limit=46545
    queue tree add name=Clients-Upload parent=Public packet-mark=Clients limit-at=8843 max-limit=9309

    itu yang saya add untuk membatasi download dan upload, sebelum saya menambahkan itu koneksi main ke cs baik2 aja, salah dimana yah mas brati ??makasih

  42. 42 wIJANA bAGOS
    Juni 12, 2008 pukul 05:30

    THANX MAS ATAS ARTIKELNYA…….
    SEMUA MASALAH DIAL PPPOE DAH KELAR……

    THX

  43. 43 ariawan
    Juni 23, 2008 pukul 20:33

    itu pengisian user=mike dan password=123 memang harus itu ya? lha terus kap[an kita input 12 digit nomer speedy dan passwordnya? ato memang mike ini diganti dengan misal nomer speedy 123456789012@telkom.net ??

    makasih

  44. 44 wIJANA bAGOS
    Juni 26, 2008 pukul 01:56

    to mas ariawan…….

    tul kali mas,,,, user= No SPeedy@…..net password= password peedy ne…..

    hehehehehe

  45. 45 ronny tri
    Juli 1, 2008 pukul 10:43

    mas dan para suhu suhu mikrotik, dikantor saya memakai salah satu isp dan saya menggunakan mikrotik.
    pertanyaan saya, saya mau vpn tunnelling ke local kantor saya dari rumah dengan menggunakan koneksi speedy dan modem adsl aztech, yang perlu harus saya setting apa aja ya??

    terima kasih sebelumnya

    ronny tri

  46. 46 rikky rinaldo
    September 11, 2008 pukul 18:00

    begini mas saya tertarik dengan hal diatas tapi saya masih awam dengan mikrotik yang ingin saya tanyakan disini, biasa nya klo kita memakai mikrotik router ini pengalaman saya kudu di connect lewat winbox dulu baru connectiong internet nya jalan apakah mikrotik speedy diatas juga demikian mas terima kasih atas pencerahan nya, saran saya mas tolong jelasin setting nya item per item sehingga jelas dengan orang seperti saya ini thank

  47. 47 alphabet
    September 28, 2008 pukul 19:18

    terima kasih juragan

  48. Oktober 19, 2008 pukul 16:35

    makasihh om…..langsung ujio cuba

  49. November 13, 2008 pukul 14:05

    kami memiliki dua buah router,dlink dir451 dan linksys wag54g.saat ini kami brlangganan indosatm2 yang tersambung dengan router dlink dir451,yang ingin kami tanyakan apa bisa router linksys wag54g(bekas modem speedy)bisa disambungkan dengan router indosatm2(berfungsi sbg AP)mohon bantuanx

  50. 51 egi
    November 22, 2008 pukul 09:32

    Boss. Tenkyu banget, atas informasi settingnya, saya dah berhasil setting type mikrotik RB450, walaupun selama 1 minggu. tadinya saya cari referensi di situs lain, tapi sayang ga bisa juga,namun setelah ngikutin semua petunjuk dari Mbah Jags. akhirnya sukses Bro, yihaaaaaaaaaaaa
    hidup mas Jags

  51. 52 egi
    November 22, 2008 pukul 12:23

    mas gimana caranya mo nge bagi bandwith tapi tiap client berbeda-beda ? ditunggu jawabannya mbah? eh mas jags. bravo the jags. trims thx

  52. Desember 4, 2008 pukul 06:40

    makasih tutorialnya mas, saya sangat terbantu. maklum masih pemula

  53. Desember 23, 2008 pukul 15:41

    mas, mau tanya agar webserver yang ada dibelakang mikrotik bisa diakses via internet gimana caranya? ada ga yang harus di otak atik di apache nya? atau dns nya?A

  54. Januari 27, 2009 pukul 13:05

    tanya dong, seting modem ADSL linksys Wag54g dan setting mikrotik biar main game OL kaga ngelak gimana boss ???

    e-mail ya: anshor_net@plasa.com

    thanks boss

  55. Februari 1, 2009 pukul 17:18

    ndak bisa-bisa aku dari dulu :D

    masih mumet eh :D

  56. 57 citozku
    Februari 10, 2009 pukul 12:01

    raditnet Januari 27, 2009 pukul 1:05 pm

    tanya dong, seting modem ADSL linksys Wag54g dan setting mikrotik biar main game OL kaga ngelak gimana boss ???

    e-mail ya: anshor_net@plasa.com

    thanks boss
    ——————————————————————
    1.isp?
    2.single ato route server / lan
    3.mikrotik V ?

    klo umumnya pake bandwith manager ato di mikrotik pake queue
    sel limit up / down at max n low
    smoga mbantu

  57. Februari 12, 2009 pukul 14:28

    mas gmana ya caranya menggabungkan 2 line speedy ?
    dan gmana caranya setinggan nya agar bisa bwosing dan game online trima kasih mas…

  58. Februari 12, 2009 pukul 14:46

    mas cara masukan user name speedy and passwor ya gmana ya ?
    user name =111297XXXXX@telkom.net
    password = xxxxxxxx
    letak nya dmana ? tolong yang detail dong …?
    /interface pppoe-client add name=pppoe-user-mike user=mike password=123 interface=public service-name=internet disabled=no
    apa harus begini
    mike itu apa harus dmasukan juga ? password=123 maksudnya gmana ?
    trima kasih ya mas…

  59. Februari 22, 2009 pukul 06:30

    mngkin ini bisa membantu,, n untuk setting modem kan dah ada di manual booknya???

    http://blogmarom.blogspot.com/search/label/Mikrotik

  60. 61 Dhanie
    Maret 31, 2009 pukul 13:53

    sy mw tanya mas,,,
    bisa gk mikrotik di aplikasikan di Warnet(Billing),,
    jadi gak usah pake aplikasi biling,,,ckup make mkrotik aja,,
    n Gmn Cara instalasi nya?
    maklum msh Newbie….
    Thank B4…

  61. 62 dani
    April 28, 2009 pukul 13:42

    kalo ip routenya perlu diutak atik gak bro ? apa cukup pake dynamic route aja & gak perlu dibikin static route gateway speedy. ini lg nyoba mikrotik v 3 pk model dibridge modem, mikrotik dial pppoe. di klien kok gak nyambung inetnya. ping dns di mikrotik bisa, tp ping dns dr kompi klien gak bisa. dulu make yg versi 2.9.7 klien bisa konek kalo dibikin static route gateway speedy, kok skarang pake v 3 udh dibikin static route ke gateway speedy, tp klien ttp gak bisa nyambung inetnya…
    help dong…

  62. Mei 4, 2009 pukul 09:53

    Mas.. Kalo saya pake 2 provider, speedy ama isp laen yang broad band…
    Tu gimana caranya ya mas…
    Soalnya saya pernah coba, kalo pake dns speedy, isp yang broadband nya gak mau jalan…
    kalo di kasih dns isp yang broadband, malah gak mau dial speedynya..

    Matur nuwun untuk sarannya…

  63. 64 bigboss
    Juni 14, 2009 pukul 16:03

    ok coy langsung tes

  64. Agustus 27, 2009 pukul 14:54

    salam kenal mas mohon bantuannya ya ttng configurasi mikrotik dengan speedy

  65. September 23, 2009 pukul 13:16

    Oke banget juragan. salam kenal ya juragan….

  66. Maret 31, 2009 pukul 20:01

    klo net nya pake wifi mungkin bisa mas.. jadi make billing wifi nya mikrotik
    tapi klo sekalian buat billing warnet plus cafe2an ga bisa keknya.


Tinggalkan Balasan




categories

Archives

Splash Badges

Thanks for

  • 70,329 Visitor
visitor stats